FAQ

FAQ

FAQ Umum

Apa itu BPI Kemendikbudristek?
Beasiswa Pendidikan Indonesia atau disingkat BPI Kemendikbudristek adalah program beasiswa Kerjasama antara Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi melalui program Perluasan Program LPDP.
Siapakah Pengelola Program Ini?
BPI Kemendikbudristek terdiri dari Program Bergelar (Degree) dan Program Non Gelar (Non Degree). Program Bergelar S1, S2, dan S3 dikelola oleh Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik). Program Non Gelar dikelola oleh masing-masing Unit Pengampu ( Direktorat dan Pusat yang ada di Lingkungan Kemendikbudristek) Pengelola Program ini adalah Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (PLPP) Sekretariat Jenderal Kemdikbudristek.
Apa saja program yang dapat didanai oleh BPI Kemendikbudristek?
Melalui Perluasan Program LPDP, BPI mendanai baik Program Bergelar (Degree) dan Program Non Gelar (Non Degree).
Program Degree apa saja yang dapat didanai oleh BPI Kemendikbudristek?
BPI Program Bergelar (Degree) yang dikelola oleh Puslapdik mendanai Pembiayaan Beasiswa untuk S1/D4, S2 single degree, S2 Double/Joint Degree, S3 Single Degree, dan S3 Double/Joint Degree
Program Non Degree apa saja yang didanai oleh BPI Kemendikbudristek?
Untuk Program Non Gelar (Non Degree) silahkan kunjungi laman informasi pada masing-masing Unit Pengampu ( Direktorat dan Pusat yang ada di Lingkungan Kemendikbudristek) Bermacam macam program non degree didanai melalui perluasan program LPDP, mulai dari kampus mengajar, magang bersertifikat, pertukaran mahasiswa, peningkatan kompetensi untuk guru, dosen dan mahasiswa melalui berbagai macam shortcourse, serta berbagai macam program untuk dosen dan tenaga pendidik melalui pertukaran dosen. Adapun program non degree tersebut tidak dikelola oleh Puslapdik namun dikelola dan disalurkan melalui masing masing unit pengampu yaitu Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI), Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Pendidikan (GTK), Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, dan Direktorat Jenderal Kebudayaan.
Siapa sajakah yang berhak untuk mendaftar Beasiswa BPI?
Semua Warga Negara Indonesia yang memenuhi ketentuan persyaratan BPI, terutama untuk siswa Calon Guru SMK, siswa dan Mahasiswa Berprestasi, Guru, Dosen, Tenaga Kependidikan dan Pelaku Budaya
Siapakah sasaran penerima beasiswa Degree S1?
Calon Guru SMK, Pelaku Budaya dan Siswa berprestasi.
Siapakah sasaran penerima beasiswa S2?
Dosen yang memiliki NUP (Nomer Urut Pendidik), Calon Dosen pada PTNB (Perguruan Tinggi Negeri Baru), Tenaga kependidikan pada Perguruan Tinggi Negeri Pendidikan Akademik/ Vokasi dan Tenaga Kependidikan pada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi di Lingkungan Kemendikbudristek, Pelaku Budaya, Guru/ Pendidik dan Tenaga Kependidikan pada satuan pendidikan formal dan non formal di lingkungan Kemendikbudristek, dan mahasiswa berprestasi.
Siapakah sasaran penerima beasiswa S3?
Dosen perguruan tinggi akademik, Dosen perguruan tinggi vokasi, Tenaga kependidikan pada Perguruan Tinggi Negeri Pendidikan Akademik/ Vokasi dan Tenaga Kependidikan pada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi di Lingkungan Kemendikbudristek, Guru/ Pendidik dan Tenaga Kependidikan pada satuan pendidikan formal dan non formal di lingkungan Kemendikbudristek, Dosen pendidikan profesi Guru, Pelaku Budaya dan dosen/peneliti atau calon dosen/peneliti fakultas kedokteran di Indonesia.
Untuk dapat mendaftar BPI Kemendikbudristek apakah calon penerima beasiswa harus sudah mendapatkan LoA terlebih dahulu?
Betul, untuk dapat mendaftar BPI, calon penerima beasiswa wajib mendapatka LoA/ Surat diterima pada Perguruan Tinggi tujuan studi terlebih dahulu.
Apakah LoA itu?
LoA adalah Letter of Acceptance yaitu surat resmi dari Perguruan Tinggi yang menyatakan bahwa seseorang telah diterima di Perguruan Tinggi
LoA seperti apa yang dapat digunakan untuk mendaftar Beasiswa BPI?
LoA yang dapat digunakan untuk mendaftar Beasiswa BPI adalah sebagai berikut:
  • LoA Unconditional
  • Untuk Luar Negeri, LoA Unconditional adalah Surat resmi yang dikeluarkan oleh Universitas yang menyatakan bahwa calon mahasiswa telah memenuhi kriteria dan dinyatakan lulus diterima di perguruan tinggi tersebut tanpa ada syarat tambahan apapun lagi.
    Pada umumnya LoA Unconditional mencantumkan informasi mengenai Universitas, program studi (school), dan durasi studi
    Untuk Dalam Negeri, LoA Uncoditional berupa Surat Keputusan Rektor, Surat Keputusan Panita Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru atau Surat Keputusan Direktur Pasca Sarjana Universitas
  • LoA Conditional
  • LoA Conditional adalah Surat resmi yang dikeluarkan oleh Universitas yang menyatakan bahwa calon mahasiswa diterima di Perguruan Tinggi tersebut pada fakultas/jurusan/prodi tertentu dengan syarat harus segera memenuhi beberapa persyaratan yang ditentukan. Pada umumnya persyaratan yang disebutkan di LoA Conditional adalah persyaratan kompetensi Bahasa (IELTS, TOEFL, CEFR, dll), syarat pemenuhan/keikutsertaan dan lulus kelas matrikulasi, syarat submission dokumen fisik ijazah akademik pada jenjang sebelumnya dan atau syarat pemenuhan ketersediaan dana (sponsor dana)
    Dalam hal LoA Conditional, BPI dapat menerima LoA Conditional untuk persyaratan sponsor pendanaan, submission dokumen fisik ijazah dan transkrip jenjang sebelumnya dan atau persyaratan tambahan yang tidak beresiko mengubah status diterimanya calon tersebut sebagai mahasiswa pada program studi yang dituju serta memuat nama lengkap, jenjang studi, program studi, serta durasi studi, permulaan studi dan/atau akhir studi.
LoA Unconditioal seperti apa yang dianggap valid untuk mendaftar BPI?
  • Perguruan Tinggi dan Program Studi harus sesuai dengan salah satu pilihan pada aplikasi pendaftaran
  • Intake studi harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh BPI terkait waktu perkuliahan yang diizinkan
  • Jika intake perkuliahan yang terncantum pada LoA Unconditional yang diunggah tidak sesuai ketentuan maka wajib melampirkan Surat Defeer (Penundaan Studi) pada Perguruan Tinggi yang menerbitkan LoA
  • Jika pendaftar mengunggah LoA Unconditional yang tidak sesuai ketentuan BPI, maka dianggap tidak memenuhi kriteria pendaftaran
Berapa lamakah durasi pembiayaan Beasiswa Pendidikan Indonesia Kemendikbudristek?
Durasi maksimal pembiayaan beasiswa untuk masing masing jenjang adalah sebagai berikut:
  • D4/S1 maksimal 48 bulan atau 4 tahun
  • S2 (Magister) maksimal 24 bulan atau 2 tahun
  • S3 (Doktoral) maksimal 48 bulan atau 4 tahun
Apa saja yang menjadi komponen pendanaan yang ditanggung dalam BPI?
Pendanaan BPI meliputi komponen pembiayaan sebagai berikut:
  • Dana Pendidikan
    a) Dana SPP (Tuition Fee)
    b) Dana Pendaftaran
    c) Dana Tunjangan Buku
    d) Dana Bantuan Penelitian Tesis/Disertasi
    e) Dana Bantuan Seminar Internasional
    f) Dana BAntuan Publikasi Jurnal Internasional
  • Biaya Pendukung
    a) Dana Transportasi
    b) Dana Aplikasi Visa
    c) Dana Asuransi Kesehatan
    d) Dana Kedatangan
    e) Dana Hidup Bulanan
    f) Dana Keadaan Darurat (Force Majeure)
    g) Dana Tunjangan Keluarga
Untuk penerima beasiswa dengan kebutuhan khusus (disabilitas) apakah ada dana pendukung lainnya?
Ada, penerima beasiswa dengan kebutuhan khusus (disabilitas) dapat memperoleh tambahan biaya pendukung sebagai berikut: a) Dana Aplikasi Visa Pendamping
b) Dana Transportasi Pendamping
c) Dana Asuransi Kesehatan Pendamping
d) Dana Tunjangan bagi Pendamping
Apabila sudah mengunggah LoA Unconditional apakah Penerima beasiswa diperbolehkan untuk mengajukan perpindahan Universitas dan Program Studi tujuan?
Perubahan Universitas dan Program tujuan studi diperkenankan apabilan memenuhi beberapa persyaratan force majeur sebagai berikut: a) Sudah dinyatakan sebagai penerima beasiswa
b) Belum dilakukan pembayaran apapun atas universitas/prodi tujuan sebelumnya
c) Penerima beasiswa belum memulai studi di universitas/prodi sebelumnya
d) Penerima beasiswa tidak berhasil mendapatkan visa dikarenakan alasan Kesehatan
e) Negara tujuan studi belum membuka border untuk mahasiswa internasional dengan alasan pandemic ataupun alasan lainnya
f) Penerima beasiswa mengalami sakit yang atas pertimbangan dokter disarankan untuk studi di dalam negeri agar perawatan lebih intensif dan dukungan keluarga lebih dekat
Apakah pendaftar Program Beasiswa BPI S2 dan S3 harus berasal dari Perguruan Tinggi dan Program Studi terakreditasi?
Iya, minimal program studi dan perguruan tinggi asal terakreditasi B atau Baik Sekali.
Apakah mahasiswa On Going yang telah menepuh S1, S2 dan S3 bisa menerima besiswa BPI?
Tidak bisa, kecuali penerima beasiswa Calon Guru SMK dan S3 Dosen Perguruan Tinggi Akademik (Dalam Negeri) yang telah diterima pada semester genap tahun ajaran 2021/2022.
20. Dimanakah saya bisa mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai syarat beasiswa beserta petunjuk pendaftarannya?
Silahkan mengakses beasiswa.kemdikbud.go.id/informasi
Saya sudah mendaftar namun saya belum bisa Login?
Pastikan saudara telah mendapatkan email aktifasi, jika tidak mendapat email aktifasi, Saudara dapat menghubungi helpdesk (chat pada laman) untuk dibantu aktifasi dengan menginfokan NIK dan alamat email.
NISN tidak terdaftar, padahal di Dapodik sudah update?
Untuk NISN sedang dalam pengembangan silahkan dicoba secara berkala.
NIK sudah terdaftar, namun saya merasa belum pernah mendaftar?
Saudara dapat menghubungi helpdesk (chat pada laman) dengan menginfokan Nama Lengkap, NIK dan alamat email .
Setelah dibantu aktifasi, saya tetap tidak bisa Login?
Pastikan Saudara Log in menggunakan NIK dikolom username, dan masukkan password yang Saudara buat di kolom password, pastikan pengisian captcha sudah benar dengan masukan hasil pertambahan capcha.
Saya sudah memilih Jenis Beasiswa namun Perguruan Tinggi dan Progran Studi tujuan tidak ada pada pilihan, padahal tertera pada list Perguruan Tinggi dan Program studi?
Silahkan melapor melalui Email helpdesk-beasiswa@kemdikbud.go.id dengan menginformasikan Nama Lengkap, NIK, Jenis Beasiswa yang dipilih, Nama Perguruan Tinggi, dan Progran Studi tujuan, serta dapat dilengkapi dengan Screenshot sistem.
Tidak bisa mengajukan usulan Beasiswa karena data tidak sama dengan PDDikti/ Dapodik?
Harap diperhatikan data yang diisi pada aplikasi BPI diharapkan sudah sesuai dengan PDDIKTI/ Dapodik.
Ketika melakukan save atau submit terjadi error?
Silahkan melapor melalui Email helpdesk-beasiswa@kemdikbud.go.id dengan menginformasikan Nama Lengkap, penjelasan permasalahan, serta dilengkapi dengan Screenshot sistem.
Bagaimana jika saya tidak bisa Login karena lupa Password?
Silahkan melapor melalui helpdesk (chat pada laman) atau Email helpdesk-beasiswa@kemdikbud.go.id dengan menginformasikan Nama Lengkap, NIK, alamat email, dan password terbaru.